Teknologi Perang di Sekitar Kita

Perang memang bersifat destruktif, namun siapa sangka, perang ternyata memiliki sisi positif juga. Kedengarannya janggal bukan?

Dua Perang Dunia seratus tahun ke belakang merupakan periode kelam dalam sejarah kemanusiaan, namun sebaliknya, adalah masa kejayaan perkembangan teknologi. Pihak yang berhadapan seperti berpacu untuk saling mengalahkan dengan mengembangkan teknologi mesin perang mereka secara cepat dan terus-menerus. Sistim lama yang ketinggalan jaman berganti dengan ide dan konsep baru yang berujung pada penemuan senjata nulir dan perang siber.

Sejumlah pengembangan teknologi secara mengejutkan ternyata mendapat tempat di kalangan sipil karena bisa diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari.

Berikut ini adalah beberapa benda yang tercipta dari peperangan:

mikrowave kekunoan.com

 

OVEN MIKROWAVE

Ide awal peralatan masak modern ini berakar dari PD II saat Percy Spencer, seorang ahli mesin dan penemu Amerika sedang meneliti perangkat radio yang menghasilkan radiasi elektromagnetik yang kuat. Saat ia menguji radio tersebut, coklat di sakunya langsung meleleh.

Tahun 1947 mikrowave komersial pertama kali dipasarkan. Sayang barang ini tidak laku karena tidak praktis dan harganya yang selangit. Dua dekade berikutnya, model yang lebih baik diperkenalkan ke publik dan hasilnya seperti yang anda lihat di dapur rumah anda.

ray ban aviator kekunoan.com

KACA MATA AVIATOR

Kaca mata pilot gelap dilengkapi dengan logo Rayban yang ikonik adalah gaya fashion yang keren saat ini. Pada awal produksinya tahun 1936 oleh pabrik Bausch & Lomb, kaca mata ini benar-benar memang ditujukan untuk melindungi mata pilot pesawat terbang semata. Aksesoris ini melindungi penglihatan pilot pesawat tempur dan meredam cahaya hingga 80% sehingga pilot bisa melihat pesawat musuh walaupun matahari berada di depan mereka.

Kaca mata yang dirancang untuk menggantikan goggle pelindung mata konvensional yang ada sebelumnya yang sangat berat itu kini adalah aksesoris fashion populer.

Ketika Jendral Douglas MacArthur mendarat di Philipina dan berjalan menyusuri pantai mengenakan kaca mata gelap ini, para fotografer mengambil gambarnya dan menuliskannya sebagai momen yang dramatis di surat kabar-surat kabar Amerika. Jadilah kaca mata ini abadi.

drone kekunoan.com

DRONE

Pesawat tanpa awak atau drone, yang menjadi simbol kontroversi perang modern, dioperasikan secara luas oleh Amerika dalam berbagai operasi militer di Afghanistan. Kini pemakaianya di kalangan sipil juga sudah sedemikian populer.

Konsep awal drone sebagaimana kita kenal saat ini bermula di tahun 1916 ketika Angkatan Laut Amerika mengembangkan prototipe pesawat pembom tanpa awak. Upaya awal tersebut menjadi kurang efektif karena beban pesawat yang berat. Tahun 1973, seorang pehobi pesawat model bernama John Stuart Foster, Jr. merancang desain drone versi yang lebih praktis seperti yang kita kenal sekarang. Lembaga The Defense Advanced Research Projects Agency bekerjasama dengan Foster untuk memproduksi drone modern.

Setelah teknologi menjadi makin murah, drone menjelma menjadi peralatan penting dalam dunia fotografi, pembuatan film, dan kreator konten online, dan banyak lagi.

Drone masa kini lumrah dijumpai secara luas di kalangan sipil dan di zona perang di seluruh dunia.

INTERNET

Tahun 1963 seorang ilmuwan komputer bernama J.C.R. Licklider mengajukan konsep baru yang visioner. Dengan menyebut idenya sebagai “Jaringan Komputer Antar Galaksi”, Licklider menciptakan pijakan awal terhadap konsep internet yang kita kenal sekarang. Teorinya menjadi dasar berdirinya ARPANET, sebuah jaringan yang memungkinkan komputer-komputer yang terpisah untuk berbagi informasi.

Tahun 1969, terhitung 6 tahun setelah Licklider mengenalkan gagasannya, 4 komputer terhubung pada ARPANET. Walaupun masih sederhana sekali, hari itu internet resmi lahir.

Sekarang, internet telah menjadi tulang punggung utama berbagai bidang kehidupan, mulai dari hiburan dan media sosial hingga pekerjaan ilmiah dan pemerintahan.

Penciptaan awalnya dimaksudkan untuk tujuan militer dan komunikasi, jauh sebelum publik memanfaatkannya seperti sekarang.

REALITAS MAYA /VIRTUAL REALITY (VR)

Sebelum adanya teknologi virtual reality abad 21,  lembaga Defense Advanced Research Projects Agency mengembangkan sebuah sistim untuk membantu tentara membiasakan diri dengan medan pertempuran. Mereka melakukan uji yang dijalankan dengan menempatkan kamera pada mobil yang mengambil gambar pada rentang waktu tertentu ketika mobil melaju di jalanan di Aspen, Colorado. Foto-foto yang dihasilkan direka ulang ke menjadi sebuah area 2 Dimensi agar bisa dieksplorasi sebagai tiruan keadaan sebenarnya di dunia nyata.

Masalah pendanaan sempat menghambat pengembangan proyek tersebut lebih lanjut, namun ide awal ini menjadi dasar bagi konsep sistim semacam Google Street View dan gelombang baru teknologi virtual reality abad 21 pun tidak bisa dibendung lagi.

 

Total
8
Shares

Berlangganan

Yuk bergabung agar selalu mendapatkan notifikasi setiap artikel baru terbit

error: ... !