Tempo Dulu Kajoetangan adalah Kawasan Pertokoan Elit di Kota Malang

Disebut Kayutangan karena sekitar tahun 1930 dipertigaan itu konon pernah ada petunjuk lalu lintas berbentuk telapak tangan yang sedang menunjuk dan terbuat dari kayu. Petunjuk itu mengarah ketiga tempat. Yang barat menuju ke Batu, yang ke selatan menuju ke Blitar, dan yang ke utara mengarah ke Surabaya. Lantaran petunjuk kayu berbentuk tangan itulah maka jalan yang membujur dan berkelok mulai dari pertigaaan Oro-oro Dowo hingga ke Alun-Alun dimulut penduduk Kota Malang tempo dulu diberi nama Kayutangan.

Saat Jepang menguasai Kota Malang bulan Maret 1942, petunjuk kayu berbentuk tangan itu sudah tidak ada lagi.

Oei Hiem Hwie yang rumahnya di daerah Klojen mengatakan, ia masih  kecil ketika jalan-jalan disana. Disepanjang jalan tersebut pada kiri kanannya ditanami pohon-pohon yang daunnya berbentuk aneh. Daun itu mirip dengan telapak tangan yang mengembang. Karena itulah maka jalan besar itu diberi nama Kayutangan.

Keterangan pak Oei Hiem Hwie itu dibenarkan oleh A.V.B Irawan dari PT. Bentoel Prima. Bahkan belasan tahun yang lalu ia masih sempat melihat pohon itu di Taman Indrakila. Sekarang nampaknya pohon itu sudah tidak ada lagi.

Pergantian nama Kayutangan menjadi Jl. Basuki Rahmat terjadi pada tahun 70-an. Sayang sekali, mengapa nama jalan yang sudah menjadi identitas Kota Malang itu harus diganti? Seperti halnya di Surabaya ada Jl. Darmo atau Yogyakarta ada Jl. Malioboro, hingga sekarang pun nama jalan itu tidak diganti. Akan bagus jika Pemerintah Kota Malang berniat untuk mengembalikan nama jalan itu sesuai dengan aslinya. Ya tidak perlu diganti dengan nama aslinya sesuai ejaan Van Ophuysen; Kajoetangan. Tapi ditulis saja Kayutangan. Tidak itu saja, kalau bisa nama jalan seperti Tjelaket (Celaket), Lowokwaru, Glintung dan lain-lain juga dikembalikan ke nama aslinya.

Di perempatan Rajabally, yaitu perempatan Kayutangan, Jl. Semeru dan Jl. Kahuripan, kala itu belum ada lampu lalu lintas. Jadi tepat ditengah-tengah perempatan itu berdiri seorang polisi diatas sebuah drum kosong yang dibalik.

Apa yang dilakukan oleh polisi itu? Ia mengatur jalannya lalu lintas. Sejenak tangannya membentang memberhentikan kendaraan dari arah timur dan memberi jalan dari arah barat. Atau sebaliknya dari arah utara dan selatan. Ia juga membunyikan peluitnya yang nyaring sekali suaranya.

Kala itu jumlah kendaraan masih sedikit. Mobil pun masih bisa dihitung dengan jari. Dokar masih banyak yang berlalu lalang. Begitu juga dengan sepeda. Sepeda motor kecil (motor bebek) juga masih banyak merk Zundapp dan Ducati. Sepeda motor besar (motor gede) seperti Harley Davidson dan BSA juga banyak. BSA sering diplesetkan sebagai Barang Silihan Ati-Ati (Barang pinjaman hati-hati).

Menurut data buku De Gids voor Malang en Omstreken yang terbit tahun 1924, di sepanjang Kayutangan berderet toko-toko besar diantaranya:

Di Kayutangan no. 51 terdapat Toko V.O.S yang menjual sepeda dan peralatannya. Disamping itu toko ini juga menjual segala macam peralatan musik, tali senar, alat-alat olahraga, lampu-lampu gas dan keperluan lainnya. Jika di Toko V.O.S ini menjual lampu-lampu gas, bisa diambil kesimpulan bahwa hingga tahun 1924, listrik belum menjamah Kota Malang secara menyeluruh.

Kayutangan no. 19 adalah tempat untuk bersantai kalangan atas, namanya Malang Toilet Club. Di situ juga juga dipakai sebagai tempat potong rambut. Bahkan untuk lebih meyakinkan pelanggannya, disebutkan bahwa si pemotong rambut adalah mantan tukang cukur Yang Mulia Gubernur Jendral Hindia Belanda Mr.Fock Di Malang Toilet Club juga tersedia parfum-parfum dari Prancis, produk dari Houbigant, Coty, dan masih banyak lagi. Tak ketinggalan pula disediakan berbagai macam anggur dari Italia.

toko b.knaven mayutangan malang kekunoan.com

Knaven, Kayutangan 34, adalah tempat penjualan alat untuk meggulung rambut. Alat ini dijamin tidak panas, dan tidak perlu aliran listrik. Cukup digunakan dalam waktu 10 sampai 15 menit, rambut anda akan terlihat indah. Harga alat ini hanya f 3,50 per kartu isi 8 biji.

“Tujuh dari 10 penyebab sakit kepala adalah disebabkan oleh mata yang selalu tegang. Bila Anda mengalami sakit kepala, periksalah segera kondisi mata Anda. Demi mata Anda, Anda harus melakukan pemeriksaan, jangan terlambat memekrisakan mata Anda pada Goldberg.

“Diploma Ahli Mata”. Alamat Kayutangan Telepon 401. Begitulah  bunyi iklan seorang ahli kacamata tempo dulu. Rupanya pada masa itu belum ada dokter spesialis mata, yang ada hanyalah seorang ahli mata yang berijasah negara.

Ternyata nomor telepon 401 ini juga dipakai oleh sebuah perusahaan musik namanya: Lyra. Ditempat ini dijual gramophoons kalau orang Malang menyebutnya mesin bicara.

Di Kayutangan 12a, tempu dulu ada sebuah toko brang-barang dan sepatu terkenal. Namanya Toko G. Hageraats sesuai nama pemiliknya. Dijamin bahwa barang-barang dan sepatu-sepatu yang dijual ditempat itu harganya murah dan mutunya baik.

Schuyer & Zn, adalah penjual mas dan permata. Juga menyediakan arloji serta jam dinding serta bisa melakukan pekerjaan kemasan serta perbaikan segala macam jam.

Mungkin karena telalu terkenalnya, ada beberapa toko yang tidak perlu mencantumkan nomor alamatnya. Yang penting orang sudah tahu kalau alamatnya di Kayutangan. Contohnya Toko LIE yang hanya menyebutkan nomor teleponnya 386. Toko LIE ini menjual berbagai merk ban sepeda dan auto mobil merek; Michelin, Dunlop, Goodyear. Toko ini juga menjual minyak pelumas (oli) aksesoris motor dan vulkanisir.

nv malangsch automobiel kekunoan.com

Malangsch Automobiel Atelier, beralamat di Kayutangan 25, adalah dealer resmi dari automobil merk: Buick, FN, dan Chevrolet. Disamping itu bengkelnya modern dan cukup besar. Depotnya buka malam hari juga menyediakan mesin, serta BBM lainnya. Direkturnya namanya: HJ Von Burg

Jika para lelaki Malang tempo dulu ingin bergaya, mereka cukup mendatangi Funneman yang beralamat di Kayutangan 34. J.Funneman ini perancang busana khusus laki-laki. Berbagai bahan kain Eropa pilihan tersedia disini. Semua jenis pakaian pria dibuat ditempat ini dnegan mutu terjamin. Disini juga tersedia berbagai macam sepatu pria.

Sebuah restoran dan pabrik roti Restaurant en Banketbakkerij MABES berada di Kayutangan 42. Kata DB Kool managernya, ini adalah alamat yang tepat untuk makan malam. Disini tersedia bebgaai macam sup serta makanan pencuci mulut.

(Salin tempel dari sumber: Malang Tempo Doeloe, Dukut Imam Widodo)

Total
87
Shares

Berlangganan

Yuk bergabung agar selalu mendapatkan notifikasi setiap artikel baru terbit

error: ... !