in

Kontribusi Penting Snouck Hurgronje pada Historiografi Aceh Kuno

Belajar sejarah artinya belajar berdamai dengan masa lalu.

Snouck Hurgronje adalah nama yang mengaduk-aduk emosi banyak orang. Nama yang bila diucapkan segera bersambung hujatan dan makian yang tidak enak didengar, mulai dari cacian yang agak terpelajar macam penghianat Islam, munafik terbesar di dunia, kafir penghancur Aceh, hingga umpatan saru bermakna seputar pusar ke bawah, dan nama-nama binatang.

Kalau tidak percaya silakan baca thread tentang Snouck Hurgronje di grup atau laman-laman sejarah di media sosial. Baca komen-komen nya.

Adalah fakta bahwa ia lahir dari keluarga Kristen yang taat. Ayahnya sendiri bahkan seorang pendeta di kota Oosterhout. Ada bukti yang bisa diinterpretasikan bahwa ia memeluk Islam semata atas kepentingan akademi belaka. Segera setelah memeluk Islam, ia berkirim surat pada seorang teolog Hongaria bernama Ignaz Goldziher yang isinya membeberkan bagaimana ia harus tampak sebagai seorang muslim bila ingin diterima dalam pergaulan dan memperoleh ilmu-ilmu keIslaman.

Berkat Hurgronje, Belanda akhirnya mampu memikirkan strategi yang tepat untuk meredam perlawanan rakyat Aceh. Menurut Hurgronje, sebagai ritual agama murni dan ibadat, Islam di Hindia Belanda adalah agama damai sehingga bukan merupakan ancaman bagi pemerintah. Yang harus ditumpas tanpa ampun adalah Islam dalam bentuk apsirasi politik.

Pose-penggede-Belanda-semasa-perang-Aceh-Hurgronje-berdiri-paling-kiri-berbaju-putih-kekunoan
Bivak Kolonel J.B. Van Heutsz semasa Perang Aceh. Diantara para penggede Belanda, Hurgronje berbaju putih berdiri paling kiri

Sampai di titik ini, penulis hendak membuka wacana berfikir pembaca agar tidak mentah-mentah memandang sejarah secara hitam – putih.

Sesuai dengan kalimat pembuka artikel ini, dengan mengabaikan panasnya hati, menguliti sejarah hidup Snouck Hurgronje ternyata sangatlah menarik.

Ia bocah kutu buku. Sejak usia belasan ia telah memiliki obsesi intelektual terhadap dunia Arab-Islam. Saya yakin banyak dari kamu yang tidak lebih baik dari dia. Coba kamu ingat-ingat kembali, apakah pada usia itu kamu sudah sampai sejauh ini?

Tanpa mempermasalahkan apakah ia benar-benar memeluk Islam lantaran dorongan rohaniah atau demi kepentingan akademik belaka, yang dilakukannya sungguh luar biasa; puluhan tahun belajar sunggguh-sungguh dengan dedikasi tinggi dan totalitas penuh.

Hasil tidak mengkhianati proses. Ia tahu isi Al-Quran dan sangat mahir bahasa Arab sampai orang kesulitan membedakan kemampuan berbahasanya dengan penutur bahasa Arab asli. Dasar polygot, kelak ia juga mampu berbicara dalam berbagai bahasa Asia timur lainnya.

Yang tidak banyak orang ketahui adalah bahwa Snouck Hurgronje ternyata memiliki kontribusi berharga bagi historiografi Aceh.

Setelah melakukan penyelidikan yang memadai, ia memberi saran resmi pada pemerintah tentang temuan peninggalan sejarah di Pasai. Saran-sarannya tersebut mendorong lahirnya inisiatif dinas kepurbakalaan Belanda di Batavia untuk melakukan pendokumentasian dan penelitian lebih lanjut.

Kumpulan sarannya tersebut telah diterjemahkan dan diterbitkan oleh Indonesian-Netherlands Cooperation in Islamic Studies (INIS) 1889-1936, dengan tajuk ‘Tugu dan Makam Suci’ ( maksud Hurgronje adalah tinggalan-tinggalan batu nisan dan monumen makam).

Sedikit kutipan isinya adalah sebagai berikut:

  1. “Karena pengetahuan kita tentang Kerajaan Pase (Samudra Pasai), yang termasuk ke dalam sejumlah kecil Kerajaan dengan tradisi Arab yang tua di Hindia sebagian besar bersifat legenda, maka temuan makam-makam tua tersebut sangat berharga.” – C. Snouck Hurgronje, 1904
  2. Bila terdapat nama orang dan tarik tahun pada batu-batu nisan di daerah Kerajaan Pase yang lama itu, maka upaya penelitian lebih lanjut tentang tugu-tugu itu akan menghasilkan data yang penting mengenai sejarah tertua Kerajaan Mohammadan (Islam) di Kepulauan Hindia kita… Setiap keterangan baru yang terpercaya mengenai sejarah yang dimaksudkan itu akan sangat menarik minat semua penelaah sejarah Timur Jauh, di luar maupun di dalam negeri. Jadi, kita perlu berjerih payah untuk merekam data itu sekarang juga dengan cara yang terjamin mempunyai dasar yang kukuh berkat penelitian ilmiah. – C. Snouck Hurgronje, 1904
  3. “Semua jelas bagi saya bahwa yang dihadapi di sana ialah peninggalan makam-makam yang terdapat di Kerajaan Pase yang pada jaman kuno termasyhur sampai jauh. Inilah kerajaan Mohammadan tertua di Sumatra, mungkin malah tertua di seluruh Kepulauan Hindia. Nama kerajaan tersebut sering kita temui bila kita mempelajari tradisi-tradisi pribumi tentang masuknya agama Islam di Sumatra dan Jawa. Meskipun seluk-beluk yang disampaikan di dalam cerita-cerita itu sebagian besar bersifat legenda, begitu banyak hal yang ternyata tidak dapat disangsikan, sehingga sebelum kehadiran daerah Pidie atau Aceh, kerajaan Pase lah yang menduduki tempat yang menonjol di daerah Timur Jauh.” – C. Snouck Hurgronje, 1906.

Nah, semoga sedikit informasi di atas membuat kita mampu menilai seseorang secara lebih obyektif.

Libya satu waktu pernah dikuasai oleh diktator kejam yang memperkaya diri, keluarga dan kroni-kroninya. Namun diktator yang sama ini, yakni Kolonel Khadafi, juga membangun proyek irigasi terbesar di dunia yang memungkinkan padang pasir Libya berubah menjadi lahan pertanian yang menggerakan ekonomi Libya.

Dianggap sebagai yang paling bertanggungjawab atas jutaan nyawa yang hilang selama PD II, Hitler ternyata berjasa mengembangkan jaringan jalan bebas hambatan (autobahn) yang memajukan ekonomi Jerman.

Mussolini yang membangun tirani, membuat jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api menjadi tepat waktu di Italia.

Winston Churchill, PM Inggris yang diidolakan sebagai pahlawan PD II pernah memerintahkan pengeboman Dresden yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa sebanyak 25.000

Presiden AS Roosevelt menolak permintaan bantuan Churchill agar mengirimkan kapal untuk mengirimkan pangan pada masa krisis pangan di Bengal sehingga mengakibatkan 3-4 juta rakyat mati kelaparan. Kapal Inggris sudah mengirim ratusan ribu ton, namun belum cukup hingga memerlukan kapal Amerika.

Ketua Mao membawa Cina menjadi negara modern meskipun mengorbankan banyak rakyat yang tak berdosa. (AGU)

Bahan bacaan: Aceh Darussalam Academi, Mapesa (Masyarakat Peduli Aceh)Sampul laporan Snouck Hurgronje pada pemerintah berkenaan dengan tingglalan kuno Aceh.

Sampul: Pemakaman di Koeta Kareuëng dekat Lhokseumawe. Catatan: Foto bernomor IX.X / 31 Laporan Arkeologi … / Layanan Arkeologi di Hindia Belanda – Weltatisfied: Albrecht / Den Haag: M. Nijhoff, 1913 – Lampiran D: Daftar rekaman foto dari bekas kerajaan Kekaisaran Pasè

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0