25 Film Berlatar Belakang Sejarah Terbaik Sepanjang Masa

Agak bosan juga belajar sejarah kalau melulu berkutat dengan buku-buku tebal yang isinya monoton, penuh istilah-istilah asing, pun sering sekedar bersifat hipotesa, perkiraan di angan-angan saja. Nonton film adalah cara belajar yang sangat menyenangkan.

Daftar film ini kususun acak berdasarkan selera pribadi, semata berpijak pada penilaian terhadap kualitas sebuah produk hiburan yang kunikmati. Tentu ada banyak film bagus yang tidak kucantumkan karena aku memilih yang bergenre aksi/ laga saja.

Sejarah memang selalu menghadirkan kontroversi, apalagi film berlatar belakang sejarah. Maka tidak perlu terlalu mengritisi kebenaran cerita sebagian film-film di bawah ini, kecuali kamu kelebihan energi dan waktu.

10 Film teratas dalam daftar adalah yang paling kusuka, sering kuputar ulang saat waktu senggang.

Aku sertakan sedikit catatan menarik seputar filmnya seingatku saja, karena sebagian sudah kutonton lama sekali, bahkan saat aku masih lajang. Aku sudah lupa banyak hal. Ada tautan untuk nonton filmnya langsung. Jangan lupa memberi komentar di bawah artikel ini. Kamu bisa tambahkan film sejarah bagus lain yang belum ada dalam daftar.

Catatan penulis: Mohon menghargai pemilik hak cipta dengan membeli filmnya secara legal bila memungkinkan. Tidak menyarankan tindak pembajakan dan sejenisnya.

 

APOCALIPTO (2006)

Film besutan aktor kawakan Australia Mel Gibson ini adalah yang nomor wahid. Film menggunakan bahasa lokal dengan alur cerita yang sangat sederhana tapi bagus dan yang istimewa para pemerannya asli berdarah Indian. Jadi bisa dipastikan bukan film white washing ala-ala Hollywood yang memajang supremasi orang kulit putih di tempat yang tidak seharusnya.

Film ini adalah satu dari sedikit proyek film idealis Mel Gibson. Pada tahap kematangan karir seperti saat ini, Mel Gibson tentu tidak lagi membutuhkan ketenaran sementara pundi-pundi duitnya juga sudah penuh.

Patut dicatat bahwa dalam filmnya yang lain yakni film tentang Yesus berjudul The Passion of Christ (2004) Gibson juga ngotot menggunakan bahasa Aramaic, bahasa yang diduga asli dituturkan pada masa Yesus. Ongkos produksi membengkak karena mengharuskan pos dana untuk riset bahasa dan pelatihan pelafalan oleh aktor-aktrisnya.

Namun hasil akhir memang tidak akan menghianati prosesnya.

Tonton lewat tautan ini.

 

THE LAST SAMURAI (2003)

Tom Cruise memang jaminan mutu film-film blockbuster, namun yang menjadi kejutan adalah munculnya Ken Watanabe sebagai pemenang Oskar kategori anugerah pemeran pembantu pria terbaik di film ini.

Film mengambil kisah pemberontakan Satsuma (1877) yang berkisah seputar konflik kepentingan antar pembantu-pembantu kaisar dari golongan yang ingin Jepang membuka diri, melawan golongan yang hendak mempertahankan tradisi lama. Dikisahkan bahwa untuk memodernisasi Jepang, didatangkanlah berbagai insinyur dan tenaga ahli dari negara-negara barat. Tak luput diimpor pula veteran perang Amerika berpengalaman bernama Kapten Nathan Algreen untuk meletakan fondasi militer negara yang kuat.

Cerita tidak sepenuhnya akurat karena dalam kisah sesungguhnya perwira-perwira Perancislah yang banyak direkrut. Besar kemungkinan inspirasi diambil dari kisah Jules Brunet yang memilih tinggal di Jepang membantu tentara keshogunan yang ia latih untuk merebut kembali pemerintahan, sementara teman-temannya sesama perwira militer Perancis memilih pulang. Namanya menjadi terkenal di Eropa kala itu.

Tonton di tautan ini.

 

WAR OF THE ARROWS (2011)

Kisah pangeran terbuang yang mendapatkan amanat dari ayahandanya, agar selalu melindungi sang adik dengan segenap jiwa dan raga. Nasib sial, tentara Manchuria yang melebarkan kekuasaan hingga ke semenanjung Korea, menyerang tepat di hari pernikahan adiknya. Seorang diri, berbekal busur wasiat, ia berusaha menyelamatkan sang adik.

Pasukan elit musuh memburunya dengan ganas karena ia kedapatan membunuh pangeran Manchuria saat membebaskan sang adik. Satu persatu tentara musuh ia habisi seorang diri dengan kemampuan memanahnya yang sangat istimewa. Namun yang dia hadapi adalah lawan yang sangat tangguh. Berhasilkan dia? Tonton sendiri ya, lalu tulis bagaimana penilaianmu tentang film ini.

Plotnya hampir mirip dengan film Apocalipto Mel Gibson, namun film ini tetap sangatlah bagus.

Tautan nonton dengan dubbing bahasa Inggris yang lumayan bagus ada di sini.

 

GLADIATOR (2000)

Film dibuka dengan perang antara tentara Romawi melawan rakyat Germania, suku terakhir di wilayah itu yang masih belum mau tunduk pada Romawi. Keren banget.

Film berkisah tentang seorang jendral penuh kharisma yang terpaksa menjalani hidup sebagai gladiator untuk membalas dendam. Kaisar yang mangkat lebih memilih sang jendral sebagai penggantinya. Mengetahui hal tersebut, putra mahkota marah dan melancarkan fitnah agar jendral dan keluarganya dibunuh. Sang jendral yang teraniaya perlahan-lahan menjelma menjadi sosok gladiator tangguh yang siap mengguncang tahta berkat ketenarannya.

Tonton lewat tautan ini.

 

KINGDOM OF HEAVEN ( 2005)

Kontroversi merebak sesaat setelah sutradara beken Ridley Scott meluncurkan filmnya ini di tahun 2005. Sejarawan muslim menyuarakan keberatannya atas gambaran pejuang Islam Saracen yang kurang tepat. Setali tiga uang, sejarawan Kristen juga tersinggung atas pemahaman yang keliru tentara Salib yang di film ini dipasang sebagai penjahat.

Film ini mengabaikan pandangan umum tentang perang Salib pada masa itu, yakni membunuh musuh atas nama agama dan Tuhan adalah sah, baik, benar dan bahkan dianjurkan. Konsep ini tentu tidak lagi relevan untuk penikmat film masa sekarang. Masyarakat modern beranggapan bahwa kekerasan dengan alasan apapun, sekalipun mengatasnamakan agama, merupakan kejahatan besar atas kemanusiaan dan tidak bisa ditolerir.

Karena itulah cerita dimodifikasi dengan sentuhan kekinian. Tokoh utama digambarkan sebagai orang yang skeptis sedangkan tentara Templars dipasang sebagai karakter penjahatnya.

Film toh masihlah produk komersil yang harus mendatangkan keuntungan. Jadi lagi-lagi nasehatku, jangan terlalu ngurusi kebenaran sejarahnya. Nikmati saja.

Tonton di tautan ini.

 

THE 13TH WARRIOR (1999)

Film yang pasti meninggalkan kesan baik bagi kebanyakan penonton di Indonesia karena jarang sekali Hollywood menampilkan pahlawan dari latar belakang Arab.

Kisah tentang perburuan 12 ksatria Viking dari kerajaan utara dengan dibantu seorang Arab muslim melawan suku bangsa kuno barbar dan kanibal yang tinggal di gua bawah tanah yang dalam. Besar kemungkinan suku kuno ini adalah peradaban manusia purba terakhir Neanderthal yang tinggal di dataran Eropa.

Film favorit yang ku tonton berulang-ulang. Film bagus yang seharusnya mendapat apresiasi lebih. Sayang kurang sukses di pasaran.

Tonton di tautan ini!

 

SCHINDLER’S LIST (1993)

Film ini merupakan puncak pencapaian pribadi sutradara top Steven Spielberg. Bukan karena menjadi jagoan pada ajang Academy Award ke 66 dengan menyabet 6 Oskar, sebuah prestasi yang sulit terulang, melainkan juga karena film ini didedikasikannya untuk kaumnya (Spielberg memang berdarah Yahudi) dan sukses memberi pesan abadi pada generasi masa kini tentang kejahatan perang yang teramat dahsyat.

Awalnya tidak ada yang setuju pada ide Spielberg untuk membuat film dalam konsep hitam-putih. Pihak Universal Studio menggelontorkan dana besar dengan penuh keraguan, khawatir merugi. Namun sebagai kompensasinya, Spielberg terlebih dahulu menyelesaikan Jurasic Park yang diluncurkan pada tahun yang sama yang merupakan tambang uang bagi pihak studio. Ia juga tidak memilih aktor terkenal agar tidak terkesan membuat film Hollywood.

Bagi orang Yahudi di seluruh dunia, film ini bagaikan monumen peringatan perang, sedang bagi penonton umum seperti saya, film keren ini meninggalkan kesan akan kengerian perang.

Tonton di tautan ini.

 

WHEN THE LAST SWORD IS DRAWN (2003)

Samurai seharusnya gak doyan duit karena memiliki jiwa mengabdi total terhadap penguasa junjungannya, akan tetapi samurai yang satu ini lain. Ia terpaksa menjalani profesinya lantaran didera kemiskinan. Ia harus mengirim uang pada istri dan anaknya di desa agar terhindar dari bahaya kelaparan. Akibatnya, ia menjadi bahan guyonan di kalangan rekan kerjanya. Sekaligus ia disegani karena kesetiakawanannya dan ketrampilannya memainkan pedang yang sulit dicari tandingannya.

Premise inilah yang mendasari latar belakang tokoh utama film ini.

Lucu, menegangkan, dan sekaligus menyedihkan. Tonton film ini dengan teman ngobrol yang enak. Pasti seru.

Nontonnya klik di tautan ini.

 

CENTURION (2010)

Cerita tentang hilangnya pasukan legiun ke 9 di Skotlandia tercatat dalam sejarah. Inggris bagian utara termasuk wilayah yang sangat menyulitkan bangsa Romawi karena perlawanan penduduk lokal yang sangat hebat.

Dikisahkan bahwa seluruh pasukan legiun ke 9 Romawi musnah dibantai akibat buah penghianatan penunjuk jalan setempat yang misterius. Seorang perwira Roma bernama Quintus Dias bersama beberapa prajurit yang tersisa gagal dalam misi membebaskan sang jendral. Alih-alih, putra kesayangan kepala suku lokal justru menjadi korban. Dias memimpin anak buahnya menyelamatkan diri dari kejaran para pemburu yang hendak membalas dendam.

Letih terus menerus menjadi buruan, Dias berada pada satu titik dimana dia berniat berhenti berlari dan melawan balik sekuat tenaga.

Film ini menyuguhkan adegan kekerasan yang realistis, sehingga terkesan brutal dan mengerikan. Tapi memang begitulah wajah perang yang sesungguhnya bukan?

Full movie dengan subtittle bahasa Indonesia dapat ditonton lewat tautan ini.

 

THE LAST OF THE MOHICANS (1992)

Daniel Day Lewis sangat selektif dalam menerima peran. Ia tidak banyak bermain film, namun setiap filmnya adalah totalitas akting kualitas tinggi. Film ini adalah yang pertama kali aku mengenal tentang aktor ini. Film-filmnya yang lain yang bagus adalah Gangs of New York yang menceritakan sejarah masa-masa awal berdirinya kota New York dan Abhraham Lincoln, presiden AS penentang perbudakan.

Film mengisahkan tentang musnahnya sebuah suku Indian yang terjepit dalam perang kemerdekaan kolonial Amerika. Pihak yang saling bersengketa adalah Inggris melawan Perancis, masing-masingnya memiliki sekutu suku Indian yang juga saling bantai.

Tonton di tautan ini.

 

TROY (2004)

Yang menjadi catatanku dari film ini adalah koreografi laganya yang ciamik. Sosok Achilles yang diperankan Brad Pitt benar-benar menggambarkan dewa perang sesungguhnya; dingin dan gagah. Tengok caranya menghabisi musuh yang badannya jauh lebih besar dengan sekali tebasan pedang.

Tonton di tautan ini.

 

SAVING PRIVATE RYAN (1998)

Yang kuingat dari film ini adalah 30 menit pertama adegan pendaratan tentara AS di pantai Omaha di Perancis yang menelan ribuan korban. Menurut para veteran perang yang masih hidup, inilah penggambaran adegan film yang paling realistis. Tidak seperti film-film lain yang menunjukkan serdadu yang menembakan senapan, lalu disusul korbannya yang tumbang.  Dalam perang sungguhan kita tidak akan tahu peluru milik siapa yang menghajar kita.

Sesungguhnya, segala sesuatu yang berkaitan dengan Perang Dunia II sangat menarik bagiku semenjak kubaca buku-buku sejarah PD II karya pak Ojong terbitan Kompas-Gramedia. Selain film ini, aku juga sangat suka serial perang Band of Brothers produksi HBO.

Tonton di tautan ini.

 

ROB ROY (1995)

Liam Neeson masih terlihat muda saat berperan sebagai Rob Roy dan belum setenar sekarang. Kini setelah filmnya berjudul Taken dibuat sampai 4 seri, ia sangat populer dalam meme-meme bikinan warga net.

Tonton di tautan ini.

 

THE PIANIST (2002)

Sutradara film ini sempat ditawari oleh Steven Spielberg untuk menggarap Schindler’s List karena Spielberg merasa tidak siap secara moral untuk membuat film holocaust. Namun ia menolak. Alih-alih, ia malah membuat film holocaust versinya sendiri yang tidak kalah bagus.

Tonton di tautan ini.

 

SEVEN SAMURAI (1954)

Film besutan Akira Kurosawa, jadi apa lagi yang perlu kutulis di sini? Ia adalah seorang maestro yang karya-karyanya bahkan banyak menjadi bahan belajar para sineas Hollywood hingga kini.

 

BRAVE HEART (1995)

Mel Gibson menerima Oskar pertamanya sebagai sutradara terbaik. Banyak yang berpendapat bukan karena kualitas penyutradaraannya melainkan karena kemampuannya menggerakan ribuan figuran pemain film ini.

Tonton di tautan ini.

 

ENEMY AT THE GATES (2001)

Adegan pembuka yang memperkenalkan tokoh utama dalam film ini sangat keren. Ia menghabisi perwira dan sejumlah serdadu Jerman dengan senapan runduknya dengan kepala dingin. Bagian akhir film juga sangat seru dengan menampilkan duel antar penembak runduk jagoan Sovyet melawan penembak runduk kawakan dari pihak Jerman.

Tonton di tautan ini.

 

TEARS OF THE SUN (2003)

Upaya penyelamatan seorang warga negara AS yang terjebak dalam kekacauan perang saudara di Afrika. Menarik sekali melihat pembagian kerja tim kecil pasukan khusus dengan segala piranti perangnya yang canggih. Daya tarik lainnya adalah adanya bintang film favoritku yang amat cantik dari Italia di film ini: Monica Belluci, yang bahkan masih didapuk menjadi gadis Bond dalam usia 50 tahun.

Tonton di tautan ini.

 

FURY (2004)

Brad Pitt berperan sebagai komandan tank sekutu di medan laga Eropa melawan Jerman yang tengah terdesak. Sebelumnya aku barusan nonton filmnya yang nyaris serupa, film bertema PD II yakni The Inglorious Bastard.

Tonton di tautan ini.

 

DAS BOOT (1981)

Film tentang kapal selam penebar maut Jerman U-Boat masa PD II.

 

HACKSAW RIDGE (2106)

Pahlawan perang tanpa sekalipun menekan pelatuk untuk menembak musuh? mendengar ide cerita film ini saja sudah membuat penasaran.

Tonton di sini.

 

THIN RED LINE (1998)

Film perang yang agak berat, banyak menampilkan adegan yang membutuhkan perenungan mendalam.

Adegan penyiksaan pada tawanan perang sekutu oleh tentara Jepang membuatku bergidik ngeri, tapi kabarnya memang beneran terjadi.

Pesan yang tertinggal di kepalaku dari film ini adalah pentingnya pemimpin yang berkualitas. Dikisahkan bahwa karena lebih memilih keselamatan anak buahnya, kepala pasukan diganti oleh sang jendral yang berambisi menuntaskan perang secepat mungkin demi mengerek namanya. Kepala pasukan yang baru sangat tidak kompeten dan berujung pada jatuhnya banyak korban di kalangan anak buahnya.

Adegan yang mengesankan adalah saat tentara sekutu menyerbu kubu pertahanan Jepang dari jarak dekat lewat duel satu lawan satu, dengan lemparan granat maupun tusukan sangkur.

Tonton di sini.

 

PATHFINDER (2007)

Pertemuan dua peradaban yang berbeda, Indian Amerika vs Viking. Jeblok di pasaran, namun aku suka ide ceritanya.

Tonton di sini.

 

BEHIND ENEMY LINES (2001)

Serunya misi penyelamatan diri seorang pilot pesawat tempur AS yang jatuh jauh di belakang garis pertahanan musuh. Film mengambil seting masa pembantaian muslim Bosnia oleh tentara Serbia.

Agak aneh melihat Owen Wilson yang biasa main dalam film komedi menjelma menjadi tentara jagoan yang pasang muka serius. Masih ingatkan duet mautnya dengan aktor Jacky Chan yang konyol?

Tonton di sini.

 

HOTEL RWANDA (2004)

Berdasarkan kisah nyata kekacauan politik di Rwanda yang mengakibatkan tewasnya 800.000 jiwa. Film bagus dengan banyak menampilkan adegan pembantaian tak berperikemanusiaan brutal yang membuat perutku mual.

Tonton di sini.

Apa film sejarah kesukaan kamu? (AGU)

 

Total
74
Shares

Berlangganan

Yuk bergabung agar selalu mendapatkan notifikasi setiap artikel baru terbit

error: ... !